Adab Berdoa

Para ulama ada menjelaskan bahawa sesuatu doa itu tidak akan dikabulkan tanpa bertahmid (memuji) kepada Allah dan berselawat kepada Nabi Muhammad s.a.w. Kedua-dua faktor ini sangat penting untuk melahirkan rasa bersyukur dan berterima kasih kepada Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. Tanpa rasa syukur, sukar doa kita itu didengari dan seterusnya diperkenankan oleh Allah s.w.t.

Bayangkan jika seseorang meminta tambahan atas nikmat yang sedia ada, dia mestilah menunjukkan rasa berterima kasih atas nikmat yang telah diberikan itu terlebih dahulu. Rasa syukur itulah yang akan menggamit turunnya nikmat yang baru. Firman Allah yang bermaksud: “Jika kamu bersyukur nescaya kami akan tambahkan nikmat-nikmat Kami. Dan sebaliknya jika kamu kufur, azab Allah amat pedih.” (Surah Ibrahim 14: 7)

Dengan bertahmid, kita menyatakan syukur kepada Allah. Dengan berselawat kita mengucapkan terima kasih kepada insan yang paling banyak berjasa kepada kita yakni Nabi Muhammad s.a.w. Hanya setelah bersyukur, Allah yang bersifat al-Wahhab (Maha Pemberi) akan menambahkan lagi nikmat-nikmat-Nya. Benarlah seperti yang dinyatakan oleh Rasulullah s.a.w. melalui sabdanya yang bermaksud: “Sesiapa yang tidak bersyukur dengan yang sedikit, tidak akan bersyukur dengan yang banyak.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: